Ku dengar kau cinta sangat padanya
Ku dengar hatimu kini miliknya
Dia kan menjadi teman sehidup dan semati
Aku menjadi sahabatmu
Siksanya mengakui kau teman biasa
Terpaksa ku terima itu hakikatnya
Yang pasti aku tak mau lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama
Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku terima
Semakin ku sakit, semakin kau bahagia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu
Yang pasti aku tak mau lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama
Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku terima
Semakin ku sakit, semakin kau bahagia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu, bersamamu
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu
Takkan ku bisa melupakan mu
Caramu memanggil nama ku
Terasa seolah kau masih ada
Jauh di dalam sanubari ku
Tak ku relakan pemergianmu
Namun ku,’kan selalu doakan mu
Agar kau takkan terus terluka
Kau kan temui bahagia
Walaupun aku tidak bersama
Jangan kau gusar
Aku akan selalu ada
Dari jauh engkau masih ku cinta
Dari jauh aku masih mencinta
Takkan pernah ada penggantimu
Yang mem pertahankan ku sepertimu
Satu dunia,menentang cinta kita
Akhirnya kita terpisah jua
Yang mengenal mu cuma aku
Tidak ku menyesal mencintaimu
Yang ku harapkan
Kau juga mendoakan ku
Aku tak bisa
Menidakkan rasa cinta
Meski ku tak bisa
Melupakan salahmu
Resah hatiku
Maafkan diriku
Melukakan mu
Cinta jangan engkau pergi
Jauh dari diriku lagi
Sesungguhnya cinta kita
Setia ke hujung nyawa
Bila tersedar
Betapa tulus cintamu
Biar apa pun yang menghalangnya
Takkan pernah bisa dari diriku
Menjaga cintamu
Tuhan tolonglah aku
Satukan aku dan dirinya selamanya
Maafkan diriku
Melukakan mu
Cinta jangan engkau pergi
Jauh dari diriku lagi
Sesungguhnya cinta kita
Setia ke hujung nyawaCintaku tetap di sini
Takkan pernah jauh dari mu